Senin, 01 Maret 2010

Mencintai ‘ku’

By: Ning Indah Susanti

Aku ingin berbuat sesuatu dalam hidupku
Aku ingin menjadi versi diriku yang lebih baik, karena aku tahu aku bisa
Aku telah melalui banyak hal
Aku telah menangis ribuan kali dan tertawa lebih banyak lagi
Kurasa aku harus memberi diriku sendiri kesempatan
Mungkin aku hanya perlu berusaha lebih keras lagi untuk lebih bahagia…

Kini, aku bisa bilang, aku menyukai diriku apa adanya
Tentu saja ada kalanya ada hari dimana aku tidak menyukai diriku
Tetapi secara keseluruhan, setelah apa yang pernah dan telah kulalui
Aku menjadi lebih matang

Dengan konflik internal yang selalu muncul,
Aku berharap bisa lebih bijaksana,
Benar, dibandingkan lima tahun yang lalu, aku telah jauh lebih bijaksana

Sekarang aku menyukai rambut tipisku yang lepek,
Karena itu milikku
Dan karena ia akan membentuk lintingn-lintingan acak yang keren jika aku tidak mencucinya lebih dari dua hari

Aku menyukai kulit hitamku dan berat badanku yang ‘bermasalah’ ini karena aku terlihat seperti ‘big-black momma’ di foto!

Aku juga menyukai celah yang terdapat pada gigiku,
Desi bilang; ‘Madona’ juga punya celah besar pada giginya
And she looks beautiful!
Dan aku juga termasuk salah satu yang terlihat cantik dengan celah pada gigiku!

Benar sekali apa yang dikatakan orang;
“we make our own happiness’
karena mudah sekali untuk bahagia jika kita mau berkompromi dengan diri kita

‘anak kecil’ dalam diriku butuh dipeluk, di hibur, ditenangkan dan di hapus air mata dipipinya.

Jadi itu yang akan kulakukan,
Aku akan berdamai dengan diriku dan mengatakan CUKUP!
Aku akan berdiri tegap dengan semua dayaku dan maju

Tak peduli walau kesedihan dan derita masih mencengkeram hatiku,
Aku akan terus melangkah
Mereka akan kusimpan dalam kotak kecil dan kutempatkan disudut hatiku yang terjauh,
Tidak, aku tak akan mengubur kenangan mereka ataupun membuang dan melupakannya begitu saja
Mereka akan tetap menjadi semacam nyeri yang timbul saat kau menekan luka yang masih basah,
Tapi aku akan membiarkan luka itu mengering,
Hingga nanti, pada saatnya,
Ia taka lagi menjadi nyeri walaupun kau menyentuhnya
Aku akan bersabar untuk yang satu ini…

Aku akan baik-baik saja
Aku akan baik-baik saja
Aku menyayangi diriku
Aku sayang pada wanita berbobot 115 kg yang ada pada diriku saat ini,
Aku tak ingin ia terus bersedih atas kehilangan-kehilanganya yang menyakitkan.

Aku sayang pada wanita yang lebih sering merasa putus asa dan kesepian ini
Ketimbang merasa semangat dan berharga

Dia butuh untuk dicintai,
Dan aku cinta padanya, aku sayang padanya…

Karena aku tahu betul
Aku tahu betul kalau wanita ini seorang yang baik,
Berhati lembut, memiliki banyak mimpi,
Harapan dan cita-cita

Ia ingin menjadikan dunia lebih baik dengan berusaha menjadi dirinya yang terbaik,
Wanita ini setia dan hanya inginkan cinta yang sederhana,
Tidak menuntut dan mau berkorban
Dia dewasa dan matang,
Walau hanya sedikit orang yang tahu akan hal itu

Aku menyayanginya
Aku tahu betul dirinya,
Karena dia adalah diriku
Dia adalah aku
Dan aku sayang pada diriku

Ditulis pada:
18 mei 2007
jum’at: 21.55
dikamarku dengan radio menyala (as usually)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar